Konfigurasi SSH SERVER Di Linux Debian 13, Mengunakan Tools Putty

TUTORIAL LENGKAP DAN SEDERHANA: CARA MENGGUNAKAN PuTTY UNTUK REMOTE SSH SERVER DI DEBIAN

SSH (Secure Shell) adalah layanan yang memungkinkan kita mengakses sebuah server Linux secara remote melalui jaringan. Pada sistem operasi Debian, layanan SSH biasanya menggunakan paket bernama "openssh-server". Untuk melakukan remote dari Windows, salah satu tools yang paling umum digunakan adalah "PuTTY". Berikut panduan lengkap dan sederhana untuk melakukan remote SSH Debian menggunakan PuTTY.


1. PERSIAPAN SSH SERVER DI DEBIAN

Sebelum melakukan remote dengan PuTTY, pastikan SSH Server sudah aktif di Debian.

Instal SSH Server:

apt update

apt install openssh-server -y

Aktifkan layanan:

systemctl enable ssh

systemctl start ssh

Pastikan SSH berjalan:

systemctl status ssh

Cek IP address Debian:

ip a

Gunakan IP yang berada pada interface yang terhubung (misal: 192.168.136.129).

2. DOWNLOAD DAN INSTAL PuTTY

PuTTY dapat diunduh dari situs resminya di:

[https://www.putty.org](https://www.putty.org)

Setelah terpasang, buka aplikasi PuTTY.

3. KONFIGURASI PuTTY UNTUK REMOTE SSH

Setelah PuTTY terbuka, lakukan konfigurasi berikut:

1. Pada kolom **Host Name (or IP address)**, masukkan IP Debian.

   Contoh:

   192.168.136.129

2. Pada kolom "Port", isi:

   22

   Jika port SSH diubah, misalnya menjadi 2222, maka isi:

   2222

3. Pada bagian "Connection type", pilih:

   SSH

4. Klik tombol "Open" untuk memulai koneksi.

4. LOGIN KE SERVER DEBIAN

Jika konfigurasi benar, akan muncul terminal PuTTY dan meminta login:

login as: root

password: misalnya(12345)

Setelah berhasil memasukkan password, Anda akan langsung masuk ke terminal Debian dan dapat melakukan pengelolaan server secara remote.

5. REMOTE MENGGUNAKAN PORT FORWARDING (VMware NAT)

Apabila menggunakan VMware NAT dan sudah melakukan port forwarding, format login pada PuTTY sedikit berbeda.

Isi PuTTY sebagai berikut:

Host Name:

127.0.0.1

Port:

2222

Connection Type:

SSH

Lalu klik "Open", masukkan username dan password seperti biasa.

6. TROUBLESHOOTING PuTTY (MASALAH YANG PALING UMUM)

Berikut masalah yang paling sering muncul saat menggunakan PuTTY beserta solusinya:

1. "Connection Refused"

   Penyebab: SSH Server tidak berjalan.

   Solusi:

   systemctl start ssh

2. "Host Unreachable"

   Penyebab: IP salah atau Debian tidak terhubung ke jaringan.

   Solusi:

   ip a

3. "PuTTY tidak menampilkan prompt login"

   Penyebab: Port salah atau port forwarding salah.

4. "Password selalu salah"

   Penyebab: Linux bersifat case sensitive.

   Pastikan huruf besar/kecil benar.

7. KESIMPULAN

PuTTY adalah tools yang sangat ringan dan mudah digunakan untuk melakukan remote SSH server Debian dari Windows. Cukup pastikan SSH sudah aktif di Debian, IP dan port sudah sesuai, serta konfigurasi VMware (jika digunakan) sudah benar. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana 

di atas, proses remote dapat berjalan dengan lancar.

Comments

Popular posts from this blog

Rangkuman IP address by febriyantotawakal

Pengistalan Linux Debian 13 secara Graphical dan Teks dan cek ping

FEBRIYANTO TAWAKAL,Membuat jaringan peer to peer