Cara Membuat Grup dan User di Linux Secara Manual dan Terstruktur
Dalam sistem operasi Linux, pengaturan user dan grup sangat penting untuk menjaga keamanan dan keteraturan sistem. Setiap pengguna dan grup memiliki hak akses tertentu terhadap file maupun folder. Artikel ini menjelaskan langkah-langkah membuat user, grup, menambahkan user ke dalam grup, serta mengatur folder dan hak aksesnya secara manual dan terstruktur.
---
## Tujuan
Pada contoh ini, kita akan membuat dua grup utama:
* **ops** berisi user: `hrd`, `keuangan`, dan `manager`
* **enginer** berisi user: `logistik` dan `kitchen`
Setiap grup akan memiliki folder kerja masing-masing, dan hanya anggota grup tersebut yang dapat mengaksesnya.
---
## 1. Menambahkan User Baru
Langkah pertama adalah membuat user satu per satu menggunakan perintah berikut:
```bash
sudo useradd -m hrd
sudo useradd -m keuangan
sudo useradd -m manager
sudo useradd -m logistik
sudo useradd -m kitchen
```
Opsi `-m` digunakan untuk membuat folder home secara otomatis di `/home/namauser`.
---
## 2. Memberikan Password pada Setiap User
Setelah user dibuat, berikan password agar mereka dapat digunakan untuk login.
```bash
sudo passwd hrd
sudo passwd keuangan
sudo passwd manager
sudo passwd logistik
sudo passwd kitchen
```
Ketik password sesuai keinginan saat diminta.
---
## 3. Membuat Grup
Selanjutnya, buat dua grup yang akan digunakan.
```bash
sudo groupadd ops
sudo groupadd enginer
```
Perintah di atas membuat dua grup baru bernama **ops** dan **enginer**.
---
## 4. Menambahkan User ke Dalam Grup
Tambahkan user ke grup sesuai pembagian yang telah ditentukan.
Untuk grup **ops**:
```bash
sudo usermod -aG ops hrd
sudo usermod -aG ops keuangan
sudo usermod -aG ops manager
```
Untuk grup **enginer**:
```bash
sudo usermod -aG enginer logistik
sudo usermod -aG enginer kitchen
```
Opsi `-aG` berfungsi untuk menambahkan user ke grup tambahan tanpa menghapus grup utamanya.
---
## 5. Membuat Folder Kerja untuk Setiap Grup
Buat folder yang akan digunakan oleh masing-masing grup di dalam direktori `/data`.
```bash
sudo mkdir -p /data/ops/kinerja
sudo mkdir -p /data/ops/kehadiran
sudo mkdir -p /data/enginer
```
Opsi `-p` memungkinkan pembuatan beberapa folder sekaligus.
---
## 6. Mengatur Kepemilikan Folder
Atur agar folder dimiliki oleh user `root`, namun grup-nya disesuaikan dengan grup kerja masing-masing.
```bash
sudo chown -R root:ops /data/ops
sudo chown -R root:enginer /data/enginer
```
Perintah ini menjadikan `root` sebagai pemilik folder dan menetapkan grup folder sesuai dengan yang diinginkan.
---
## 7. Mengatur Hak Akses Folder
Berikan izin agar hanya owner dan grup yang dapat membaca, menulis, dan menjalankan file di dalam folder tersebut.
```bash
sudo chmod -R 770 /data/ops
sudo chmod -R 770 /data/enginer
```
Arti angka 770:
* Angka pertama (7) untuk owner: read, write, execute
* Angka kedua (7) untuk group: read, write, execute
* Angka ketiga (0) untuk others: tidak memiliki akses
---
## 8. Menguji Akses Folder
### a. Login sebagai user dari grup ops
```bash
su - hrd
cd /data/ops/kinerja
echo "Laporan harian HRD" > laporan.txt
cat laporan.txt
```
User dari grup ops seharusnya dapat membuat dan membaca file di folder tersebut.
### b. Login sebagai user dari grup enginer
```bash
su - logistik
cd /data/ops
```
Jika muncul pesan **Permission denied**, berarti pengaturan izin sudah berjalan dengan benar.
---
## Kesimpulan
Dengan langkah-langkah di atas, setiap grup memiliki ruang kerja sendiri dan keamanan antar grup tetap terjaga. Cara ini mudah diterapkan dan efektif digunakan dalam pengelolaan user dan grup di sistem Linux, terutama pada lingkungan administrasi jaringan atau server.
Comments
Post a Comment